Saksi mata, mengatakan sebuah
serangan rudal dari helikopter Israel menghantam sebuah mobil di Deir
Al-Balah. Insiden itu membunuh langsung tiga orang.
Sementara itu, Israel juga mengerahkan pesawat-pesawat F-16 saat menembaki tiga rumah di Al-Zeitoun. Kejadian itu membunuh empat orang, termasuk satu bocah dan dua gadis muda.
Israel saat awal serangan membunuh tiga orang anggota militan jihad Islam. Lalu, di selatan Rafah yang berbatasan dengan Mesir, seorang perempuan paruh baya selamat dari kekerasan Israel meski dia harus tertimpa bangunan yang runtuh oleh hantaman rudal Israel. "Serangan udara Israel dari utara Gaza membunuh seorang bapak dan seorang anak," kata saksi mata.
Pada Minggu (18/11/2012), serangan udara Israel membunuh 11 warga sipil di sebuah rumah di kota Gaza. Sampai kini, kelompok Hamas masih menghantam wilayah Israel hingga di seputaran Jerusalem dan Tel Aviv. Hamas bermodalkan rudal buatan Iran.
JERUSALEM-- Para petani yang dalam perjalanan dari ladang menuju pasar, pekerja pembersih air dan warga yang kebetulan berada dekat target-target serangan adalah para korban tewas serangan Israel ke Jalur Gaza. Mereka menjadi korban walau tidak berbahaya bagi Israel.
Menurut harian Israel Haaretz, Selasa (20/11/2012), ada sebanyak 34 warga dengan kategori di atas yang tewas dari sekitar 96 warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel sejak Minggu pagi. Hanya ada enam orang dari kelompok militan yang menjadi korban serangan.
Di antara para korban tewas itu adalah 12 orang anggota keluarga Daloo dan Manzar. Empat di antaranya adalah anak kecil, yang menurut Departemen Pertahanan Israel telah menjadi korban salah sasaran.
Dari sejumlah 96 orang korban tewas, sebanyak 58 orang adalah warga biasa dan setidaknya 18 orang anak-anak, sebagaimana diungkapkan Palestinian Center for Human Rights, Al Mezan Center for Human Rights, dan sumber-sumber di Jalur Gaza.
Namun demikian, sumber di Palestina mengkonfirmasi bahwa Israel telah memperingatkan Jalur Gaza akan diserang sehingga ada kesempatan bagi warga sipil untuk menghindar. Beberapa warga Palestina menyatakan telah menerima pesan di telepon seluler bahwa serangan akan dilakukan.
Israel juga sudah melakukan tembakan peringatan pertanda akan ada serangan. Akan tetapi peringatan ini tidak efektif, karena sasaran Israel tidak pilih bulu.
Di samping korban tewas, juga ada 700 orang yang cedera, termasuk 215 orang anak-anak. Sebanyak 585 bangunan yang rusak, termasuk 46 bangunan yang rusak total.
Sementara itu, Israel juga mengerahkan pesawat-pesawat F-16 saat menembaki tiga rumah di Al-Zeitoun. Kejadian itu membunuh empat orang, termasuk satu bocah dan dua gadis muda.
Israel saat awal serangan membunuh tiga orang anggota militan jihad Islam. Lalu, di selatan Rafah yang berbatasan dengan Mesir, seorang perempuan paruh baya selamat dari kekerasan Israel meski dia harus tertimpa bangunan yang runtuh oleh hantaman rudal Israel. "Serangan udara Israel dari utara Gaza membunuh seorang bapak dan seorang anak," kata saksi mata.
Pada Minggu (18/11/2012), serangan udara Israel membunuh 11 warga sipil di sebuah rumah di kota Gaza. Sampai kini, kelompok Hamas masih menghantam wilayah Israel hingga di seputaran Jerusalem dan Tel Aviv. Hamas bermodalkan rudal buatan Iran.
JERUSALEM-- Para petani yang dalam perjalanan dari ladang menuju pasar, pekerja pembersih air dan warga yang kebetulan berada dekat target-target serangan adalah para korban tewas serangan Israel ke Jalur Gaza. Mereka menjadi korban walau tidak berbahaya bagi Israel.
Menurut harian Israel Haaretz, Selasa (20/11/2012), ada sebanyak 34 warga dengan kategori di atas yang tewas dari sekitar 96 warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel sejak Minggu pagi. Hanya ada enam orang dari kelompok militan yang menjadi korban serangan.
Di antara para korban tewas itu adalah 12 orang anggota keluarga Daloo dan Manzar. Empat di antaranya adalah anak kecil, yang menurut Departemen Pertahanan Israel telah menjadi korban salah sasaran.
Dari sejumlah 96 orang korban tewas, sebanyak 58 orang adalah warga biasa dan setidaknya 18 orang anak-anak, sebagaimana diungkapkan Palestinian Center for Human Rights, Al Mezan Center for Human Rights, dan sumber-sumber di Jalur Gaza.
Namun demikian, sumber di Palestina mengkonfirmasi bahwa Israel telah memperingatkan Jalur Gaza akan diserang sehingga ada kesempatan bagi warga sipil untuk menghindar. Beberapa warga Palestina menyatakan telah menerima pesan di telepon seluler bahwa serangan akan dilakukan.
Israel juga sudah melakukan tembakan peringatan pertanda akan ada serangan. Akan tetapi peringatan ini tidak efektif, karena sasaran Israel tidak pilih bulu.
Di samping korban tewas, juga ada 700 orang yang cedera, termasuk 215 orang anak-anak. Sebanyak 585 bangunan yang rusak, termasuk 46 bangunan yang rusak total.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar